Posted by : randy brenn Jumat, 18 Januari 2013


Bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran buah hati, trimester akhir kehamilan adalah masa-masa yang menegangkan, penuh kekhawatiran sekaligus membahagiakan. Bagaimana tidak, kehadiran seorang anak merupakan periode penting dalam sebuah keluarga. Namun pengetahuan yang kurang mengenai proses kelahiran, tidak jarang menambah timbulnya kekhawatiran bahkan menimbulkan masalah baru. Apa sebenarnya persiapan yang harus dilakukan bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran bayinya?

Ketahui taksiran persalinan.
Untuk mempersiapkan kelahiran bayi, sebelumnya kita tentu harus tahu kapan perkiraan persalinan akan terjadi. Persalinan bisa diperkirakan dengan menghitung sejak kapan hari pertama haid terakhir si ibu. Kehamilan berlangsung kurang lebih 40 minggu sejak hari pertama haid terakhir. Namun apabila anda lupa kapan hari pertama haid terakhir sebelum hamil, dokter atau bidan bisa memperkirakan usia kehamilan dan taksiran persalinan dari hasil pemeriksaan fisik ibu, baik dengan melihat tinggi puncak rahim atau dengan USG. Oleh karena itu sebaiknya tanyakan kepada dokter atau bidan kapan taksiran persalinan kehamilan anda/ isteri anda.


Persiapan biaya.
Besar atau kecil, persalinan tentu memerlukan biaya. Oleh karena itu sebaiknya anda sudah menganggarkan biaya untuk persalinan. Biaya bisa anda anggarkan disesuaikan dengan tarif persalinan di tempat di mana anda merencanakan persalinann berlangsung. Selain itu juga disesuaikan dengan perkiraan jenis persalinan. Kalau kehamilan Bunda tanpa komplikasi dan persalinan diperkirakan berlangsung secara normal, maka biaya persalinan dianggarkan untuk persalinan normal. Akan tetapi apabila dokter memperkirakan persalinan harus berlangsung dengan cara bedah caesar misalnya, berarti anggarkan biaya untuk cara persalinan bedah caesar tersebut.


Menentukan tempat di mana persalinan akan berlangsung.
Hal ini tidak kalah penting. Dapat dibayangkan bila persalinan akan berlangsung, anda masih bingung di mana tempat melahirkan. Apakah persalinan akan berlangsung di rumah dengan mendatangkan dokter atau bidan yang bisa menerima panggilan, atau di rumah bersalin, atau rumah sakit. Memilih tempat bersalin bisa dengan mempertimbangkan:
    • Jarak tempat bersalin dengan rumah.
    • Kualitas pelayanannya.
    • Ketersediaan tenaga penolong. Jangan sampai anda sudah  datang ternyata petugasnya tidak ada.
    • Fasilitas yang dimiliki. Kalau persalinan harus berlangsung dengan bedah caesar, tentu harus memilih rumah sakit/klinik bersalin yang memiliki fasilitas untuk itu.
    • Kemampuan pembiayaan. Setiap klinik/rumah sakit memiliki ketentuan tarif yang beragam. Oleh karena itu pertimbangkan hal ini sebelum memutuskan di mana akan melahirkan.
Komplikasi kehamilan/persalinan yang mungkin terjadi.
Preeklampsi, perdarahan sebelum melahirkan, posisi bayi yang tidak normal, kondisi bayi yang mengancam jiwanya merupakan komplikasi yang kadang terjadi saat persalinan dan memerlukan penanganan khusus. Akan lebih baik jika anda mengetahui informasi akan hal ini.

Apa saja yang harus dilakukan bila saatnya melahirkan tiba.
Hal pertama yang harus dilakukan ketika saat persalinan tiba adalah: TENANG.
Mengapa? karena persalinan merupakan proses fisiologis yang terjadi hampir kepada setiap wanita. Panik, gugup merupakan hal yang bisa menimbulkan masalah baru.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Recent Post

- Copyright © Bunda Hamil -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -